Calon Presiden Prabowo Subianto Cerita Sempat Dapat Wejangan Ulama Sesuai yang Disarankan Gus Dur

Avatar photo

- Pewarta

Minggu, 3 Desember 2023 - 10:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ON24JAM TV – Capres nomor urut dua dari Koalisi Indonesia Maju, Prabowo Subianto, mengenang saat dirinya disarankan Gus Dur untuk bertemu seorang ulama di Jawa Tengah.

Ia mengungkapkan bahwa dirinya memang cukup dekat dengan Gus Dur, yang kala itu menjabat sebagai presiden.

Bagi Prabowo, Gus Dur adalah sosok yang mampu melihat atau memprediksi jauh suatu hal ke depan.

“Dulu saya agak dekat sama Gus Dur. Mau percaya atau tidak, kadang-kadang beliau punya sesuatu, bisa melihat jauh ke depan,” ungkap Prabowo.

Prabowo menyampaikan hal itu saat menghadiri Musyawarah Kerja Nasional Majelis Ulama Indonesia (MUI), Jakarta, Sabtu (2/12/2023).

Prabowo yang saat itu masih muda diminta Gus Dur untuk bertemu dengan seorang kiai di Jawa Tengah.

Kiai tersebut dianggap memiliki “kemampuan” istimewa.

“Beliau suruh saya ke Jawa Tengah, ketemu satu kiai yang beliau anggap agak punya kelebihan.

“Prabowo, kau menghadap kiai itu,” ucap Prabowo yang menirukan perkataan Gus Dur.

Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Prabowo pun datang ke Jawa Tengah dan menghadap kiai tersebut.

Ia lalu diminta untuk menjadi pengusaha dan tidak melanjutkan mimpi di dunia militer. Sontak Prabowo kaget dan lemas.

“Kiai itu mengatakan kepada saya, sudah mas Bowo nggak usah mikir lagi kembali ke tentara.”

“Mas Bowo jadi pengusaha saja,” ujar Prabowo, disambut riuh tawa para ulama yang hadir.

“Lemas aku. Kecewa saya, masih menggebu-gebu kan, pingin gagah kembali (jadi tentara),” sambungnya.

Gus Dur yang mendengar hal tersebut dari Prabowo, malah setuju dan mengiyakan dirinya lebih baik menjadi seorang pengusaha.

“Habis itu saya kembali ketemu Gus Dur. Beliau sudah tahu, ‘Gimana Mas Bowo?’ Yah, katanya disuruh jadi pengusaha, Gus. ‘Ya sudah, kamu pengusaha saja,'” kisah Prabowo.

Akhirnya Prabowo merintis jalan menjadi pengusaha. Justru menurutnya, Tuhan memberikan kebaikan yang berlipat dengan rezeki berlebih.

“Mungkin itu yang menyelamatkan saya. Akhirnya saya jadi pengusaha.”

“Tuhan memberikan kebaikan, rezeki yang baik dan halal. Saya bisa bantu banyak orang,” kata dia.

Prabowo kemudian mengumpulkan rezeki dari keuntungan yang didapatkan selama terjun menjadi pengusaha. Inilah yang menjadi modal dirinya masuk politik.

Alasannya, meski sudah hidup lebih baik sebagai pengusaha, Prabowo tetap memikirkan bagaimana caranya tetap bisa mengabdi dan berbakti kepada negara.

“Dan begitu (modal yang terkumpul) agak lumayan, saya kembali lagi, waduh ini gimana saya bisa mengabdi dan berbakti pada negara.”

“Oke, saya masuk politik. Di situlah saya mulai masuk politik,” ujar Prabowo.

Ia mengaku, langkah pertamanya terjun ke politik dimulai sekitar 20 tahun lalu atau pada 2003.

Kendati demikian, ia mengatakan dirinya masih belajar berpolitik hingga detik ini.

“Kalau orang masuk kuliah belajar politik 4 tahun, tambah 2 tahun jadi S2, tambah 2-3 tahun jadi S3, 8-9 tahun jadi doktor.”

“Saya belajar politik dari 2003-2004 sampai sekarang. Selama 20 tahun saya belajar politik dan masih belajar sampai hari ini,” ujar Prabowo.***

Berita Terkait

Menangkan Pilkada 2024, Sejumlah Pers Daerah dari Pulau Sumatera hingga Pulau Papua Siap Kolaborasi
600 Ribu Warga Tumpah di Kampanye Akbar Prabowo – Gibran, Prabowo Subianto Ucapkan Terima Kasih
Prabowo Mohon Doa Restu di Hadapan Puluhan Ribu Warga Sulut Saat Pulang Kampung ke Langowan
Prabowo Tegaskan Penegakan Hukum untuk Berantas Kekerasan terhadap Perempuan
Survei LSI Denny JA Sebut Mayoritas Pemilih Semua Calon Presiden Ingin Pilpres Satu Putaran
Dampingi Prabowo Subianto Sapa Warga Sulsel, Airlangga: Hanya Prabowo yang Lanjutkan Program Jokowi
Enggan Bicara dengan Teks di Acara KSPN, Calon Presiden Prabowo Subianto: Saya Bicara Apa Adanya
Lanjutkan dan Sempurnakan Program Presiden Jokowi, Begini Penjelasan Gibran Rakabuming Raka
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Sabtu, 10 Februari 2024 - 18:25 WIB

600 Ribu Warga Tumpah di Kampanye Akbar Prabowo – Gibran, Prabowo Subianto Ucapkan Terima Kasih

Selasa, 6 Februari 2024 - 09:59 WIB

Prabowo Mohon Doa Restu di Hadapan Puluhan Ribu Warga Sulut Saat Pulang Kampung ke Langowan

Senin, 5 Februari 2024 - 07:50 WIB

Prabowo Tegaskan Penegakan Hukum untuk Berantas Kekerasan terhadap Perempuan

Minggu, 4 Februari 2024 - 12:31 WIB

Survei LSI Denny JA Sebut Mayoritas Pemilih Semua Calon Presiden Ingin Pilpres Satu Putaran

Jumat, 2 Februari 2024 - 17:40 WIB

Dampingi Prabowo Subianto Sapa Warga Sulsel, Airlangga: Hanya Prabowo yang Lanjutkan Program Jokowi

Senin, 15 Januari 2024 - 14:47 WIB

Enggan Bicara dengan Teks di Acara KSPN, Calon Presiden Prabowo Subianto: Saya Bicara Apa Adanya

Selasa, 26 Desember 2023 - 11:48 WIB

Lanjutkan dan Sempurnakan Program Presiden Jokowi, Begini Penjelasan Gibran Rakabuming Raka

Sabtu, 23 Desember 2023 - 13:58 WIB

Gibran Rakabuming Raka Tak Lupa Ucapkan Selamat Hari Ibu Saat Sampaikan Visi Misi

Berita Terbaru

Lifestyle

Rekomendasi Primer Lokal Terbaik, Buat Make Up Jadi Tahan Lama

Senin, 20 Mei 2024 - 18:14 WIB

Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) menyelenggarakan kegiatan sosialisasi Program Indonesia Kompeten 2024 di Hotel Pullman, Jakarta (16/5/24). (Doc.BNSP)

Nasional

Sosialisasi Program Indonesia Kompeten untuk Masa Depan

Sabtu, 18 Mei 2024 - 00:10 WIB